Ini Cara Mendidik Anak Menjadi Disiplin Yang Tepat

Anak yang sedang dalam masa pertumbuhan tentunya banyak membutuhkan bantuan untuk senantiasa mengembangkan dirinya. Salah satu peran orangtua adalah mendidik anak menjadi disiplin, dengan memiliki sikap disiplin anak-anak akan senantiasa menjaga sikapnya. Namun seringkali orangtua bingung bagaimana cara mendidik anak menjadi disiplin bukan?

Mendidik anak-anak memang bisa dikatakan susah susah gampang, mengingat anak-anak biasanya banyak memiliki sikap manja. Penolakan, mengganggu, tidak mengikuti aturan yang ada terkadang memang dilakukan oleh anak-anak. Lantas bagaimana cara mendidik anak menjadi disiplin yang baik dan benar? Mari simak bersama.

1. Ajarkan Sopan Santun

Senantiasa mengajarkan sopan satu kepada anak adalah kunci pertama untuk anak-anak bisa menjadi disiplin. Sopan santun disini maksudnya adalah ketika anak-anak bertemu dengan orang yang lebih tua ajarkan untuk hormat dan memberi salam, dan itu hukumnya mutlak. Kemudian ketika tengah mendapat panggilan dari orangtuanya,tanamkan sikap untuk segera menjawab atau mendatanginya meski tengah asyik bermain sekalipun.

2. Ajarkan Untuk Langsung Melakukan Sesuatu Tanpa Menunda

Cara kedua agar anak menjadi disiplin adalah dengan mengajarkan agar tidak menunda apapun list yang harus dilakukan. Misalnya, jika pukul 8 malam adalah waktu untuk belajar dan merapikan kamar, ingatkan dan temani anak untuk melakukan tanggung jawabnya. Kemudian misalnya dia harus berangkat les pukul 1 siang, maka ingatkan dia untuk mempersiapkan diri tidak terlalu mepet dari jadwal lesnya.

3. Belajar Bersama

Orangtua tidak bisa serta merta meminta anak-anaknya untuk cepat tanggap dalam melakukan suatu hal, maka dari itu tolonglah mereka dalam kegiatannya. Orangtua juga harus menunjukan sikap disiplin agar anak-anak bisa mendapat contoh real dan langsung dari orangtuanya. Jika orangtua meminta anaknya untuk disiplin belajar dan tidak bermain gadget saja, maka orangtua juga harus memberikan contoh yang sama.

4. Lakukan Diskusi

Setelah anak diajarkan untuk melakukan kegiatan disiplin seperti belajar, bersikap jujur, sopan santun atau tidak menunda sesuatu. Maka orangtua bisa kemudian membuka sebuah diskusi bersama mengenai manfaat dan apa saja kesulitan yang mereka alami. Sebuah komunikasi akan memberikan kepercayaan dan rasa nyaman pada anak ketika melakukan apapun yang diperintahkan orangtua.

Komunikasi juga bisa menjadi ruang bagi anak untuk mengemukakan pendapat, selain itu dengan berdiskusi kemampuan verbal anak akan lebih berkembang. Lakukan diskusi secara berkala di akhir minggu sembari duduk santai didepan teras. Jalinlah kedekatan antar anggota keluarga untuk menciptakan hal-hal positif.

5. Dorong Anak Untuk Berkegiatan Positif.

Kegiatan seperti menghafal Al-Quran, les bahasa asing, menari, olahraga atau belajar memelihara hewan peliharaan bisa dijadikan alternatif untuk mengembangkan kedisiplinan. Dengan memiliki kegiatan semacam kegiatan diatas anak-anak akan dituntut untuk memiliki pencapaian dan meluangkan waktunya. Anak-anak akan menjadi lebih disiplin dan lebih mampu belajar membagi waktu yang dimilikinya.

6. Memberi Hadiah Atas Pencapaian

Setelah melakukan banyak kegiatan dan pencapaian dalam kehidupannya, orangtua bisa loh sesekali memberi hadiah atas pencapaian mereka. Hadiah itu tidak perlu sesuatu yang mahal dan menguras kantong, orangtua bisa memberikan es krim atau coklat kesukaan anak-anak. Pemberian hadiah ditujukan untuk memberi stimulus atas apa yang sudah anak kerjakan, sehingga mereka bisa makin semangat kedepannya.

Diatas tadi adalah beberapa cara mendidik anak menjadi disiplin, cukup mudah untuk segera dipraktikkan bukan? Usahakan untuk membuatnya tidak terasa menekan. Anak-anak adalah media yang paling mudah untuk menerima segala hal negatif maupun positif. Maka ajarkan kedisiplinan sejak dini agar nantinya mereka bisa menghargai dan membuat peranan positif setelah tumbuh besar.